Interest

Sherina dan Petualangannya di Tahun 2021

30 Oktober 2020 adalah hari yang membuat saya semangat untuk mengejar 2021. Karena hari yang ditunggu-tunggu pun tiba, setelah ber bulan-bulan dihantui foto-foto Sherina (katanya) mempersiapkan sesuatu.

Diawali dari foto Sherina bersama Mira Lesmana, Riri Riza, dan kakaknya Vira Munaf pada awal bulan Maret 2019, terkaan saya saat itu hanya sebatas; akan ada film baru kolaborasi mereka. Kemudian simpang siur Petualangan Sherina 2 akan dibuat semakin kuat saat mereka post foto bersama Derby Romero pada pertengahan Desember 2019.

Pada akhir Maret 2020 dan beberapa minggu berikutnya kita dibanjiri konten-konten merayakan 2 dekade Petualangan Sherina, diuploadnnya video dibalik layar di kanal Miles Film, serta kesan-kesan klise ‘Tunggu aja nanti ya’ dari mereka membuat saya gregetan baangeet. Gregetan sudah macam lagi nangkap maling ayam yang udah jelas kegep, ayam ditangan, tapi masihhh aja “Bukan saya bang”.

Saya lupa kapan tepatnya, yang jelas saat itu sempat ada animasi angka 2 yang menandakan akan ada yang ke-2 segera (plis kasih link yang animasi ini dari akun resminya Miles Film, apa siapa kek yang bukan dari fan account) Dirilisnya film Petualangan Sherina ke penyedia jasa streaming film pada bulan September benar-benar menguatkan bakal ada yang kedua.

Pucuk dicinta, teh pun tiba hahaha (yee becanda Teh Pucuk…) pada tanggal 30 Oktober resmi diumumkan di masing-masing akun Instagram bahwa akan ada Petualangan Sherina 2 dan akan ada versi animasi yang pertamanya!!! BOOOMM!!! TERGUNCANG SELURUH JIWA RAGA SAYA!!

Pengumuman resmi film ini sangat saya tunggu-tunggu, karena film ini sangat lekat dengan masa kecil saya, lengkap dengan ingatan-ingatan detail yang mengelilinginya. Karena saat saya kecil, bisa dibilang Sherina adalah seniman pertama yang sangat saya obsessed.

Dulu saya punya topi Petualangan Sherina, Sticker film Petualangan Sherina dari bonus majalah Bobo or something, kaset pita OST-nya, dan VCD filmnya. Saya sangat ingat betul betapa sedihnya waktu itu, saat salah satu disc VCD-nya pecah karena saya tidak sengaja menginjak, udah salah sendiri, sedih sendiri juga. Ditambah di Blitar waktu itu satu-satunya toko yang menjual CD legal kehabisan VCD Petualangan Sherina huuuhuuu sedih parah sih 😭😭😭😭 KARENA EMANG SE-OBSESSED ITUUU GILAA!!

KEMANA KAMU TOKPED,BUKA LAPAK,OLX,SHOPEE CIRCA AKU PENGEN BELI VCD TAPI TOKO CD LAGI KEHABISAN STOCK????? 😡😡😡

Anyway, kembali ke filmnya. Film ini secara tidak langsung turut membangun mental saya dan anak-anak lain (mungkin-mungkin kalian juga ni ye wakk) untuk selalu berani karena benar, which…… Njing Sadam kek taik njing! berani di sekolah doang karena punya genk, di rumah nggak boleh ini-itu karena maminya over protective, Sadam sexist pula lho btw!

Dan jangan lupa! selalu akui kesalahanmu dan maafkan kesalahan orang lain! Nilai tersebut yang sampai saat ini jadi pegangan utama saya, semua karena penggalan lirik;

“Setiap manusia di dunia pasti punya kesalahan, tapi hanya yang pemberani yang mau mengakui. Setiap manusia di dunia pasti pernah sakit hati, hanya yang berjiwa satria yang mau memaafkan.”

Saat lagu dimulai, betapa bahagianya melihat dua kubu yang saling bertolak belakang bisa menjadi satu, saling memaafkan dan saling berteman. Senang sendiri saya jika menonton bagian itu.

Tentunya film ini turut menjadi trend setter di kala itu dong!
Siapa yang tidak ingin membawa bekal isinya permen coklat semua? Siapa yang suka memakai handsaplast padahal luka saja tidak?? Siapa yang tiba-tiba ingin membeli jam G-Shock hanya karena ingin terlihat seperti Sherina??? OMG OMG SIAPA YANG KEBAYANG DI LAPANGAN SD-NYA FLASH MOB LAGU DIA PIKIRRR??? yang ini kayanya cuma aku sih hahaha

Lagu soundtrack filmnya tidak kalah menarik! Dari dulu lagu-lagu buatan almarhum Elfa Secioria memang sangat khas dan selalu berhasil membawa kita ke suasana yang memang dirancang untuk turut kita rasakan saat itu juga, salah satu komposer dan pencipta lagu terbaik Indonesia versi saya. Saya tidak pernah bosan mendengarkan berulang-ulang kaset pita OST-nya, sangking seringnya diputar, kaset jadi semakin sering trouble karena banyak lekukan-lekukan dipita yang bisa membuat pemutarnya salah rol terus.

Siapa juga yang tidak teringat dengan peran-peran minor yang selalu menjadi lawakan dengan porsi yang sangat pas?! Adegan Office Boy (Ubay) Kertaradjasa yang paling epik! ditanyai perihal Pak Ardiwilaga justru memuji Pak Ardiwilaga di depan musuh besarnya sendiri?? hahaha atau adegan di Boscha yang ujungnya so sweet dan membuat kalian mendadak ingin liburan ke Boscha lalu melihat bintang-bintang dari teropong yang dijaga mas-mas yang anaknya lahiran saat itu?? hahaha Kalo dipikir-pikir, si Sadam ngasal abis ye nylonong gitu aja masuk Boscha, apa karena dia anak sultan lahan Lembang?? hmmm…

Selain dialog pemain utama, penggalan dialog dari karakter pendukung yang turut lekat di ingatan, saya tantang kalian untuk menebak siapa yang mengucapkan dialog ini:
“Trueembelane”
“Yaudah setengah ewang! Saya setengah, kamu ewang”
“Ohhh, saya pikirrr. Ohhh, saya pikirr.”
“Dan akhirnya mereka mau menjual perkebunannya ke aku… ke kita”

TIDAK SABAR MENANTI FILMNYA OYYY!!! Bakal jadi kek apa terserah deh, nonton Sherina di layar lebar sambil nyanyi-nyanyi aja udah seneng! Asal jangan ditutup sama Sherina liat ke drone terus teriak “This is my trip, my adventure!”

Sampai jumpa di tulisan selanjutnya ya!

Share this post to your friends!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *